kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Ini alasan SBY batal pidato gerakan hemat energi!


Senin, 28 Mei 2012 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melintas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) batal menyampaikan pidato pelaksanaan penghematan energi nasional. Alasannya, pemerintah masih perlu mematangkan kembali kebijakan tersebut.

"Sejumlah menteri belum siap atas kebijakan penghematan energi. Beberapa menteri membutuhkan waktu," ujar Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto di Istana seusai mengkuti rapat terbatas kabinet, Senin (28/5).

Namun, Kuntoro membantah, adanya ketidaksepahaman di jajaran pemerintahan terkait kebijakan ini. "Saya tidak bisa sebutkan, pokoknya membutuhkan waktu untuk mematangkan," kilahnya.

Lanjutnya, pidato berupa seruan penghematan energi bakal dilakukan besok (29/5) pada pukul 19.30 WIB. Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk pemerintahan, tetapi juga seluruh masyarakat.

"Ini secara umum, oleh karena itu dibutuhkan ketenangan untuk bisa membahas dengan baik semua aspek, karena ini tidak hanya berhubungan dengan pemerintah," pungkas Kuntoro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×