kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Ini alasan SBY batal pidato gerakan hemat energi!


Senin, 28 Mei 2012 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melintas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) batal menyampaikan pidato pelaksanaan penghematan energi nasional. Alasannya, pemerintah masih perlu mematangkan kembali kebijakan tersebut.

"Sejumlah menteri belum siap atas kebijakan penghematan energi. Beberapa menteri membutuhkan waktu," ujar Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto di Istana seusai mengkuti rapat terbatas kabinet, Senin (28/5).

Namun, Kuntoro membantah, adanya ketidaksepahaman di jajaran pemerintahan terkait kebijakan ini. "Saya tidak bisa sebutkan, pokoknya membutuhkan waktu untuk mematangkan," kilahnya.

Lanjutnya, pidato berupa seruan penghematan energi bakal dilakukan besok (29/5) pada pukul 19.30 WIB. Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk pemerintahan, tetapi juga seluruh masyarakat.

"Ini secara umum, oleh karena itu dibutuhkan ketenangan untuk bisa membahas dengan baik semua aspek, karena ini tidak hanya berhubungan dengan pemerintah," pungkas Kuntoro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×