kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Ini alasan Jokowi sambangi Menteri Keuangan


Selasa, 04 Desember 2012 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Perumahan yang dikembangkan PT Puri Global Sukses Tbk di Batam.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sore ini, Selasa (4/12) Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kantor Kementerian Keuangan untuk bersua dengan menteri Keuangan, Agus Martowardojo. Menurut Jokowi, kedatangan dia untuk membicarakan investasi proyek Mass Rapid Transit (MRT).

Jokowi menyatakan, dia ingin meminta pemerintah pusat agar lebih besar mengeluarkan pembiayaan untuk proyek MRT tersebut. "Kemarin kan posisinya 42:58, dimana 58% ditanggung kami (Pemprov DKI). Makanya, saya minta agar pemerintah pusat yang besar dan kami yang kecil," ujar Jokowi saat ditemui wartawan di Gedung Djuanda I, Kementrian Keuangan, Selasa (4/12).

Jokowi menjelaskan, pihaknya meminta pembagian pembiayaan 30:70, dimana 30% ditanggung oleh Pemda DKI dan 70% ditanggung pemerintah pusat. Dia juga menyatakan, keberatan soal harga tiket MRT yang akan ditetapkan sebesar Rp 10.000.

"Kalau sekarang ketemu harga tiketnya Rp 38.000, masa kami Pemda harus menyubsidi Rp 28.000. Itu kan berat," jelas Jokowi. Sebagai informasi tambahan, Pemda DKI Jakarta harus mengembalikan 58%  biaya proyek pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA) dan 42% sisanya ditanggung oleh pemerintah pusat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×