kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Ini alasan Jokowi sambangi Menteri Keuangan


Selasa, 04 Desember 2012 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Perumahan yang dikembangkan PT Puri Global Sukses Tbk di Batam.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sore ini, Selasa (4/12) Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kantor Kementerian Keuangan untuk bersua dengan menteri Keuangan, Agus Martowardojo. Menurut Jokowi, kedatangan dia untuk membicarakan investasi proyek Mass Rapid Transit (MRT).

Jokowi menyatakan, dia ingin meminta pemerintah pusat agar lebih besar mengeluarkan pembiayaan untuk proyek MRT tersebut. "Kemarin kan posisinya 42:58, dimana 58% ditanggung kami (Pemprov DKI). Makanya, saya minta agar pemerintah pusat yang besar dan kami yang kecil," ujar Jokowi saat ditemui wartawan di Gedung Djuanda I, Kementrian Keuangan, Selasa (4/12).

Jokowi menjelaskan, pihaknya meminta pembagian pembiayaan 30:70, dimana 30% ditanggung oleh Pemda DKI dan 70% ditanggung pemerintah pusat. Dia juga menyatakan, keberatan soal harga tiket MRT yang akan ditetapkan sebesar Rp 10.000.

"Kalau sekarang ketemu harga tiketnya Rp 38.000, masa kami Pemda harus menyubsidi Rp 28.000. Itu kan berat," jelas Jokowi. Sebagai informasi tambahan, Pemda DKI Jakarta harus mengembalikan 58%  biaya proyek pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA) dan 42% sisanya ditanggung oleh pemerintah pusat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×