kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Inflasi yang rendah jadi pertimbangan BI turunkan suku bunga


Sabtu, 02 Maret 2019 / 18:00 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memberi sinyal suku bunga acuan alias BI-7DRRR (Days Reverse Repo Rate) akan diturunkan. Meskipun belum secara gamblang dijelaskan mengenai waktunya.

"Tidak ada keperluan untuk kita menahan suku bunga yang tinggi," jelas Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, Jumat (1/3).

Hal ini dilihat dari inflasi yang terkendali di level yang rendah. Seperti yang diketahui inflasi sepanjang tahun 2018 tercatat 3,13%. Sedangkan inflasi Januari-Februari 2019 tercatat 0,24%.

Namun, apabila melihat defisit ekspor barang dan jasa itu masih tinggi, BI tetap mengambil langkah hati-hati. Tahun lalu tercatat defisit transaksi berjalan alias current account deficit (CAD) tercatat US$ 31,1 miliar.

Setara dengan 2,98% dari produk domestik bruto (PDB)."KIta ingin ke 2,5% dari PDB," imbuh Mirza.

Kabar baiknya, BI melihat tahun ini untuk ekonomi Indonesia memiliki ruang yang lebih longgar dan lebih baik darir 2015. Sebab suku bunga Amerika Serikat (AS) diperkirakan hampir mencapai puncaknya. Sehingga situasi moneter di tahun 2019 lebih baik.

Mirza juga optimistis pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019 bisa menyentuh angka 5,2% hingga 5,3%.

"Possible (mungkin) di tahun ini ya paling mencapai 5.2%. Di semester 2 bisa 5,3%. Kalau semester 1 sepertinya tidak," imbuh Mirza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×