kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Inflasi Pangan Tembus 5% pada September 2026, BI Perkuat Koordinasi dengan Kementan


Senin, 19 Oktober 2026 / 20:17 WIB
Inflasi Pangan Tembus 5% pada September 2026, BI Perkuat Koordinasi dengan Kementan
ILUSTRASI. Gubernur BI Destry Damayanti (REUTERS/Claudio Pramana)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mewaspadai tekanan inflasi pangan bergejolak atau volatile food yang mencapai 5,03% pada September 2026. Untuk mengendalikan tekanan tersebut, BI akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pertanian agar inflasi pangan kembali ke sasaran yang telah ditetapkan.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, inflasi inti masih terkendali pada September 2026, yakni sebesar 2,8%. Namun, perkembangan inflasi pangan perlu mendapat perhatian karena telah melampaui koridor sasaran inflasi BI.

“Yang memang perlu menjadi perhatian adalah inflasi di pangan, volatile food inflation yang mencapai 5%,” ujar Destry, dalam konferensi  pers di Istana Merdeka, Senin (19/10/2026).

Baca Juga: Belanja APBN Kuartal IV 2026 Capai Rp 1.300 Triliun, Kemenkeu Tetap Kejar Efisiensi

Adapun  BI menargetkan inflasi volatile food berada dalam kisaran 2,5% plus minus 1%, atau 1,5% hingga 3,5%. Untuk itu, BI akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian guna menjaga pasokan dan mengendalikan gejolak harga pangan.

Destry menyampaikan, perkembangan inflasi tersebut menjadi salah satu hal yang dilaporkan BI kepada Presiden. Menurutnya, pengendalian inflasi tetap perlu dilakukan agar stabilitas harga di dalam negeri terjaga.

Sementara itu, inflasi inti Indonesia pada September 2026 tercatat sebesar 2,84% dinilai masih terkendali,

“Ini kami juga laporkan untuk inflasi inti yang menggambarkan pergerakan dari perekonomian masih cukup terkendali di bulan September 2026,” tandasnya.

Baca Juga: BGN Targetkan Uji Coba Prasmanan MBG Menjangkau 5.000 SPPG hingga Akhir 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi Indonesia pada September 2026 adalah sebesar 0,30% secara bulanan (month-to-month / mtm) dan 3,28% secara tahunan (year-on-year / YoY).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×