kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Inflasi Januari tinggi, pemerintah belum mau mengubah asumsi makro


Selasa, 01 Februari 2011 / 17:05 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah belum mau mengubah asumsi makro kendati inflasi Januari lalu melejit hingga 0,89%. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa yakin target inflasi sebesar 5,3% sesuai target APBN 2011 masih relevan.

Keyakinan Hatta bukan tanpa alasan. Dia memperkirakan, setelah Februari mendatang akan terjadi deflasi seiring dengan penurunan harga makanan.

Selain itu, Hatta mengatakan pemerintah akan membuat kebijakan yang tidak mendorong kenaikan harga. "Kami bersama Bank Indonesia selalu berkoordinasi untuk menjaga inflasi," katanya, Selasa (1/2).

Sebaliknya, pengamat ekonomi Universitas Gajah Mada Tony Prasetiantono menilai asumsi 5,3% sudah tidak efektif lagi. Dia memperkirakan, inflasi 2011 akan mencapai sekitar 6%. "Angka 5,3% sulit dicapai," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×