kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Inflasi Januari tinggi, pemerintah belum mau mengubah asumsi makro


Selasa, 01 Februari 2011 / 17:05 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah belum mau mengubah asumsi makro kendati inflasi Januari lalu melejit hingga 0,89%. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa yakin target inflasi sebesar 5,3% sesuai target APBN 2011 masih relevan.

Keyakinan Hatta bukan tanpa alasan. Dia memperkirakan, setelah Februari mendatang akan terjadi deflasi seiring dengan penurunan harga makanan.

Selain itu, Hatta mengatakan pemerintah akan membuat kebijakan yang tidak mendorong kenaikan harga. "Kami bersama Bank Indonesia selalu berkoordinasi untuk menjaga inflasi," katanya, Selasa (1/2).

Sebaliknya, pengamat ekonomi Universitas Gajah Mada Tony Prasetiantono menilai asumsi 5,3% sudah tidak efektif lagi. Dia memperkirakan, inflasi 2011 akan mencapai sekitar 6%. "Angka 5,3% sulit dicapai," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×