kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Inflasi Januari tinggi, pemerintah belum mau mengubah asumsi makro


Selasa, 01 Februari 2011 / 17:05 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah belum mau mengubah asumsi makro kendati inflasi Januari lalu melejit hingga 0,89%. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa yakin target inflasi sebesar 5,3% sesuai target APBN 2011 masih relevan.

Keyakinan Hatta bukan tanpa alasan. Dia memperkirakan, setelah Februari mendatang akan terjadi deflasi seiring dengan penurunan harga makanan.

Selain itu, Hatta mengatakan pemerintah akan membuat kebijakan yang tidak mendorong kenaikan harga. "Kami bersama Bank Indonesia selalu berkoordinasi untuk menjaga inflasi," katanya, Selasa (1/2).

Sebaliknya, pengamat ekonomi Universitas Gajah Mada Tony Prasetiantono menilai asumsi 5,3% sudah tidak efektif lagi. Dia memperkirakan, inflasi 2011 akan mencapai sekitar 6%. "Angka 5,3% sulit dicapai," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×