kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.526   26,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Indonesia–Jepang Teken Kerja Sama Pertahanan, Fokus Industri dan Latihan Militer


Senin, 04 Mei 2026 / 17:01 WIB
Diperbarui Senin, 04 Mei 2026 / 17:04 WIB
Indonesia–Jepang Teken Kerja Sama Pertahanan, Fokus Industri dan Latihan Militer
ILUSTRASI. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin terima kunjungan Menhan Jepang (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Indonesia dan Jepang menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan pada Senin (4/5/2026), yang mencakup penguatan industri pertahanan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta penanganan bencana.

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi di Jakarta.

Baca Juga: Kinerja Ekspor Komoditas Unggulan: CPO dan Besi Baja Naik, Batubara Melemah

“Kami sepakat untuk mendorong kerja sama substantif di bidang industri pertahanan dan pengembangan personel, dengan tetap mempertimbangkan kepentingan nasional masing-masing,” ujar Sjafrie dalam rekaman audio yang dibagikan Kementerian Pertahanan RI dilansir dari Reuters.

Koizumi menyebut perjanjian tersebut sebagai “kompas” dan tonggak penting yang akan menjadi panduan kerja sama pertahanan kedua negara ke depan.

Meski demikian, kedua pihak tidak merinci secara detail area kerja sama yang akan dijalankan.

Diketahui, Jepang baru saja mencabut larangan penjualan senjata ke luar negeri pada bulan lalu sebagai bagian dari upaya memperkuat industri pertahanannya.

Dalam pertemuan bilateral, kedua menteri juga membahas peluang kerja sama lain, termasuk keamanan maritim, latihan militer bersama, serta pengembangan teknologi dan peralatan pertahanan, menurut Koizumi.

Baca Juga: Presiden Bagi-bagi Sembako Saat May Day, ICW: Transparasi Anggaran Dipertanyakan

“Di tengah situasi internasional yang semakin kompleks dan penuh ketegangan, seperti di Iran, penguatan kerja sama pertahanan Jepang dan Indonesia akan memberikan kontribusi signifikan terhadap perdamaian dan stabilitas, tidak hanya bagi kedua negara tetapi juga kawasan,” ujar Koizumi.

Perjanjian ini menandai penguatan hubungan strategis Indonesia–Jepang di sektor pertahanan, seiring meningkatnya dinamika keamanan global dan kebutuhan kolaborasi antarnegara di kawasan Indo-Pasifik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×