kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.875   -113,00   -0,63%
  • IDX 6.134   12,16   0,20%
  • KOMPAS100 795   1,63   0,21%
  • LQ45 608   0,09   0,02%
  • ISSI 213   1,44   0,68%
  • IDX30 337   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 429   2,04   0,48%
  • IDX80 91   0,18   0,20%
  • IDXV30 116   0,81   0,70%
  • IDXQ30 110   0,25   0,23%

Indonesia-Turki Bidik Perdagangan US$ 5 Miliar di 2012


Rabu, 28 Juli 2010 / 21:48 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Kunjungan Presiden Bambang Yudhoyono (SBY) ke Turki pada 28 Juni sampai 1 Juli lalu membawa oleh-oleh yang cukup berarti. Indonesia meneken joint partnership agreement dengan Pemerintah Turki. Lewat kerjasama ini, selain membidik investasi dari beberapa perusahaan Turki, Indonesia juga ingin meningkatkan perdagangan dengan negara tersebut.

Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Perekonomian, menjelaskan, Indonesia dan Turki telah sepakat untuk meningkatkan nilai perdagangan di antara kedua negara menjadi sekitar US$ 5 miliar pada tahun 2012 mendatang. Angka ini melonjak 150% dari nilai perdagangan saat ini yang baru mencapai sekitar US$ 2 miliar atau sekitar Rp 18 triliun per tahun.

Tak hanya sampai di situ, hingga 2014, keduanya menargetkan nilai ekspor maupun impor tersebut akan terus meningkat mencapai US$ 10 miliar.

Selain itu, "Hari ini, enam utusan dari perusahaan Turki datang ke Indonesia untuk menindaklanjuti kesepakatan yang
telah dibuat saat presiden ke sana," ucap Hatta, Rabu (28/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×