kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

Indonesia sangat butuh pembangunan infrastruktur


Rabu, 02 September 2015 / 11:43 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur untuk menopang ekonomi. Indonesia tidak bisa bergantung pada ekspor atau aliran modal masuk.

"Kita butuh jenis pertumbuhan yang lain dan itu harus datang dari pembangunan infrastruktur," ujarnya dalam panel diskusi "Financing for Development" bersama dengan International Monetary Fund (IMF), Rabu (2/9).

Untuk mendorong infrastruktur, yang perlu dipersiapkan adalah pembiayaan. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah mengkombinasikan pendapatan dari pajak dan pembiyaan dari pasar dan institusi lainnya untuk membiayai infrastruktur.

Satu hal yang pemerintah perhitungkan dalam pembiayaan adalah rasio utang terhadap PDB. Saat ini rasio utang Indonesia terhadap PDB adalah 27% dan masuk kategori rendah tapi pemerintah tetap berhati-hati. "Itulah mengapa kita perlu menemukan sumber pembiayaan yang tidak hanya dari pemerintah, namun juga dari luar," terangnya.

Menkeu: Indonesia Sangat Butuh Infrastruktur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×