kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.845   -45,00   -0,25%
  • IDX 6.382   80,24   1,27%
  • KOMPAS100 830   6,34   0,77%
  • LQ45 632   4,97   0,79%
  • ISSI 222   5,49   2,53%
  • IDX30 354   2,64   0,75%
  • IDXHIDIV20 430   2,32   0,54%
  • IDX80 95   0,71   0,76%
  • IDXV30 118   1,03   0,88%
  • IDXQ30 112   0,72   0,65%

Hingga Oktober, pemerintah telah bagikan 6,2 juta sertifikat tanah


Kamis, 18 Oktober 2018 / 22:36 WIB
ILUSTRASI. Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyebut, sampai Oktober 2018 realisasi penyerahan sertifikat tanah telah mencapai 6,2 juta sertifikat.

Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil optimistis dapat menerbitkan sertifikat tanah hingga 7 juta sampai akhir tahun nanti. Sementara di tahun 2019 diharapkan bisa mencapai 9 juta sertifikat.

"Target ambisius kami semua tanah di Indonesia sudah memiliki sertifikat tanah sampai tahun 2025," kata Sofyan di Jakarta, Kamis (18/10).

Sofyan menyebut, banyak keuntungan bagi warga mengantongi sertifikasi kepemilikan tanah yakni diantaranya dapat sebagai bukti pengakuan hak atas tanah. Seperti, memberikan financial inclusion bagi masyarakat. Selain itu juga dapat meminimalisasi terjadinya konflik pertanahan.

Sampai akhir pemerintahan Jokowi di tahun depan nanti, diharapkan secara keseluruhan pemerintah dapat membagikan sebanyak 23 juta sertifikat tanah. Adapun selama tiga tahun terakhir realisasi pembagian sertifikat tanah mencapai 7,6 juta sertifikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×