kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Hingga 2 Mei, WNI positif Covid-19 di luar negeri 661 orang, 223 sembuh


Sabtu, 02 Mei 2020 / 15:27 WIB
Hingga 2 Mei, WNI positif Covid-19 di luar negeri 661 orang, 223 sembuh
ILUSTRASI. Seorang tenaga medis tengah bekerja di laboratorium.


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang positif terjangkit Covid-19 kini tercatat ada 661 orang. Menurut data yang dirilis Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Sabtu (2/5/2020), penambahan WNI yang terkonfirmasi Covid-19 yaitu sebanyak tujuh orang. 

Penambahan kasus terjadi di Amerika Serikat (2 orang), Arab Saudi (2 orang), dan Kuwait (3 orang). Berdasarkan data tersebut, dari total 661 WNI positif Covid-19, dikatakan 223 sembuh, 34 meninggal dunia, dan 404 dalam perawatan. 

Baca Juga: BPS meramal gini ratio tahun ini bisa menurun akibat wabah virus corona (Covid-19)

"Total WNI terkonfirmasi Covid-19 di LN adalah 661. (Sebanyak) 223 sembuh, 34 meninggal, dan 404 dalam perawatan," demikian keterangan yang disampaikan Kemenlu melalui akun Twitter @Kemlu_RI. 

Penambahan pasien sembuh disebutkan berada di AS (2 orang), Arab Saudi (2 orang), dan Jepang (1 orang). Sementara itu, penambahan satu WNI positif Covid-19 meninggal dunia berada di Arab Saudi. 
Berikut data sebaran kasus WNI positif Covid-19 di berbagai negara: 

1. Amerika Serikat: 51 WNI (11 sembuh, 28 stabil, 12 meninggal) 
2. Arab Saudi: 75 WNI (8 sembuh, 61 stabil, 6 meninggal) 
3. Australia: 2 WNI (stabil) 
4. Belanda: 7 WNI (2 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal) 
5. Belgia: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil) 

Baca Juga: Singapura mengkonfirmasi 447 kasus baru virus corona, terkecil dalam 2 minggu




TERBARU

[X]
×