kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Hidayat tak bersaing dengan Anis Matta jadi Capres


Senin, 02 Desember 2013 / 11:44 WIB
ILUSTRASI. Cara Klaim Kode Redeem FF & Free Fire MAX Juli 2022, Link Resmi reward.ff.garena


Sumber: TribunNews.co | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengaku tidak dalam kapasitas bersaing dengan Presiden PKS Anis Matta memperebutkan kursi calon Presiden (Capres) RI dari PKS.

"Secara prinsip kami tidak bersaing dengan siapapun. Pak Anis Matta juga tidak bersaing dengan siapapun," kata Hidayat di gedung DPR RI Jakarta, Senin (2/12).

Hasil Pemilihan Umum Raya (Pemira) yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam dua hari ini, Sabtu, (30/11) dan Minggu (1/12), memperlihatkan Calon Presiden (Capres) PKS mengerucut pada tiga tokoh internal yakni mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Anis Matta, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Nantinya Majelis Syuro PKS akan memilih 5 kandidat capres teratas untuk dipilih satu orang capres dari partai itu.

"Nama saya tidak diminta untuk diajukan capres dan kami jadi kandidat capres melalui mekanisme fair dan tidak berkampanye dan pilihan diserahkan ke hati nurani kader," kata Hidayat.

Menurut dia apapun hasil dari Pemira PKS nanti akan disampaikan ke Majelis Syuro PKS. Diperkirakan Desember bulan ini Majelis Syuro bersidang memutuskan capres dari PKS. (aco)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×