kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Helikopter yang diduga jatuh tak pernah kontak ATS


Senin, 12 Oktober 2015 / 07:24 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Perhubungan menyatakan pilot Helikopter carter tipe EC 140 PK-BKA yang hilang kontak, Minggu (11/10) sekitar pukul 12.20 WIB, tidak pernah kontak dengan "air traffic services" (ATS) atau layanan lalu lintas udara unit Medan.

"Berdasarkan informasi dari Airnav KPNP Medan, helikopter tidak pernah kontak dengan ATS Unit di Medan dan AirNav mendapatkan informasi dari perusahaannya," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata dalam pesan singkat di Jakarta, Minggu (11/10).

Barata menjelaskan bahwa helikopter terbang pukul 11.30 WIB dan seharusnya sudah mendarat di Bandara Kualanamu pukul 12.35 WIB. Namun, belum ada kabar sampai dengan saat ini.

Ia menambahkan bahwa operator penerbangan, yakni PT Penerbangan Angkasa Semesta. Sementara itu, data terkait, yakni kondisi bahan bakar untuk 02 jam 15 menit, lama terbang 01.15 jam.

Helikopter tersebut diterbangkan oleh Captain Teguh Mulyatno, teknisi Hari Poerwantono, dan tiga orang penumpang, di antaranya Nurhayanto, Giyanto, dan Frans.

"Sudah dilakukan tindakan 'incerfa'. Apabila ada perkembangan informasi, akan kami laporkan kemudian," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×