kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Hatta: Inflasi Januari tinggi karena paceklik


Senin, 31 Januari 2011 / 12:24 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menilai, inflasi Januari yang tinggi cukup wajar. Alasannya, pada Januari dan Februari memasuki masa paceklik.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan, inflasi Januari ini bisa mencapai 1%. Penyebabnya karena harga pangan masih tinggi. Rencananya, esok hari, BPS akan mengumumkan laju inflasi Januari 2011.

Selain harga pangan, inflasi tahun ini juga terancam dengan adanya kebijakan pencabutan capping tarif dasar listrik. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) menduga, pencabutan capping itu akan memecut inflasi 2011 mencapai 6,1% sampai 6,62% atau melampaui target pemerintah sebesar 5,3%.

Pemerintah sudah menerapkan beberapa langkah untuk menekan laju inflasi agar tidak terlalu tinggi. "Saya ingin membuat satu keadaan inflasi itu terjaga," kata Hatta, Senin (31/1). Salah satu langkah pemerintah adalah membebaskan bea masuk 57 komoditas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×