kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.713   -58,00   -0,33%
  • IDX 6.541   19,57   0,30%
  • KOMPAS100 851   1,98   0,23%
  • LQ45 644   2,52   0,39%
  • ISSI 230   0,54   0,24%
  • IDX30 360   1,46   0,41%
  • IDXHIDIV20 439   1,81   0,41%
  • IDX80 97   0,24   0,25%
  • IDXV30 122   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   0,52   0,46%

Hari kesiapsiagaan bencana, BNPB ajak kita siap hadapi bencana


Jumat, 26 April 2019 / 09:57 WIB


Reporter: | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -BANDUNG. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengajak masyarakat bersiap menghadapi bencana.

Kepala BNPB Doni Monardo bilang, sejak 2017 BNPB menginisiasi gerakan peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan nasional untuk menghadapi bencana. Hal itu dituangkan dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diperingati setiap tanggal 26 April.

Doni menyatakan, dalam gerakan tersebut BNPB mendorong stakeholder terkait untuk mengedepankan empat hal dalam menghadapi bencana. Yaitu pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, dan peringatan dini.

"Yang terakhir adalah memberi perhatian pada peningkatan kapasitas lembaga, sumber daya manusia, penguatan anggaran untuk pencegahan dan penanggulangan bencana di masa yang akan datang," kata Doni dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana di Bandung, Jumat (26/4).

BNPB mengatakan, HKB bukanlah seremoni tetapi upaya konkret untuk mengubah perilaku untuk membangun kesiapsiagaan diri, keluarga dan komunitas. "Juga melatih evakuasi dengan tenang dan tidak panik merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi ancaman bencana," ucap dia.

BNPB berharap melalui pelatihan dalam peringatan HKB, masyarakat dapat mengasah naluri untuk dapat bertahan hidup. Latihan tersebut harus dimulai dari diri sendiri, keluarga dan komunitas.

Doni bilang, pendidikan paling dini wajib dilakukan mulai dari rumah. Untuk itu peran ibu dan perempuan menjadi sangat penting.

"Selain pentingnya pendidikan dini, perempuan dan ibu dipilih karena memiliki sifat melindungi, aktif dalam kelompok sosial dan komunitas dan juga merupakan sosok pembelajar," kata Doni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×