kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Harga Pertamax naik, pemerintah tetap akan batasi BBM nonsubsidi


Senin, 17 Januari 2011 / 14:15 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi terus menanjak. Namun, pemerintah tetap akan membatasi konsumsi BBM subsidi mulai April mendatang.

Sejak pekan lalu, harga BBM non subsidi terus merangkak naik seiring dengan kenaikan harga minyak mentah dunia. Contohnya, harga Pertamax yang naik menjadi sebesar Rp 7.850 per liter.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan menteri energi dan sumber daya mineral akan bertemu Komisi VII DPR untuk membicarakan pembatasan konsumsi BBM subsidi itu pada Februari mendatang. "Akan disampaikan situasi dan dampak sosial ekonomi," kata Hatta, Senin (17/1).

Sebelumnya, DPR meminta pemerintah mengkaji lebih jauh rencana pembatasan BBM subsidi tersebut. Parlemen mengkhawatirkan rencana itu bisa menimbulkan gejolak di masyarakat dan tindak kejahatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×