kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Harga Cabai Rawit dan Telur Makin Merangkak Naik Jelang Natal dan Tahun Baru


Kamis, 23 Desember 2021 / 19:25 WIB
Pedagang memilah cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (22/12/2021).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Tendi Mahadi

Kenaikan harga cabai diperkirakan lantaran faktor cuaca, yang kemudian didukung dengan adanya permintaan tinggi di tengah produksi yang tidak terlalu banyak.

"Kami ini susah, harga tinggi modalnya terbatas, jualnya juga susah, kalau kaya gini permintaannya cukup tinggi kan, permintaan cukup tinggi dan produksinya terbatas, ya susah kita, modal kita terbatas, jualnya juga susah, karena harganya cukup tinggi," ungkap Abdullah.

Oleh karenanya, IKAPPI menyarankan agar dilakukan pemetaan wilayah produksi komoditi pangan di Indonesia. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya kondisi berulang setiap tahunnya.

"Sekarang perlu pemetaan wilayah produksi, perlu ada grand design pangan agar tiap tahun tidak begini saja," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×