CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Hadapi perdagangan bebas, BSN perbaharui 1.570 SNI


Rabu, 03 November 2010 / 14:50 WIB

Hadapi perdagangan bebas, BSN perbaharui 1.570 SNI
ILUSTRASI. Sony menggelontorkan dana sekitar US$ 2 miliar


JAKARTA. Badan Standardisasi Nasional (BSN) akan memperbaharui 1.570 Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam waktu dekat. Pembaharuan SNI ini untuk mengantisipasi perdagangan bebas China ASEAN Free Trade Area (CAFTA).

Pembaharuan SNI ini bertujuan agar produk-produk Indonesia tidak kalah bersaing dengan barang impor dari China. Ribuan SNI tersebut berasal dari 11 sektor penting yang masuk dalam CAFTA.

Perinciannya, dari sektor industri baja ada 141 SNI, alumunium 49 SNI, elektronika dan kelistrikan 159 SNI, petrokimia 108 SNI, mesin dan perkakas 156 SNI, serta hasil pertanian 121 SNI. Kemudian, dari industri makanan dan minuman 440 SNI, tekstil dan produk tekstil 266 SNI, alas kaki 47 SNI, mainan anak 4 SNI, dan industri plastik 79 SNI.

Kepala BSN Bambang Setiadi bilang, pembuatan SNI sudah mengacu pada standar internasional. Hanya, dia mengatakan bahwa SNI tersebut sudah dibuat lama. "Makanya, perlu penyesuaian lagi," terang Bambang, dalam seminar pendidikan standardisasi, Rabu (3/11).

Selain itu, SNItersebut perlu disosialisasikan lagi. Sebab, masih banyak perusahaan yang belum menerapkan SNI itu. "Konsumen juga harus diedukasi lagi, agar sadar pentingnya SNI," terang Bambang.



Reporter: Adi Wikanto
Editor: Edy Can
Video Pilihan

Tag
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0024 || diagnostic_web = 0.1385

Close [X]
×