kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

H+4 Lebaran, angkutan jalan mengalami penurunan 20,53%


Rabu, 20 Juni 2018 / 12:55 WIB
H+4 Lebaran, angkutan jalan mengalami penurunan 20,53%
ILUSTRASI.


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga H+4 pasca lebaran arus mudik yang terjadi belum ada peningkatan yang berarti. Hingga hari ini, Rabu (20/6) angkutan jalan mengalami penurunan sebesar 20,53%.

Ketua harian Posko Mudik Nasional Agus Santoso mengatakan, beberapa moda angkutan juga ada yang mengalami penurunan seperti kereta api yang mengalami penurunan sebesar 33,47% di bandingkan tahun sebelumnya.

Meski terjadi penurunan, moda angkutan penyeberangan masih mengalami kenaikan meski tidak segnifikan yakni sebesar 2,55%. Selain itu moda angkutan laut mengalami peningkatan 1,3% di bandingkan periode sebelumnya dan angkutan udara terdapat peningkatan 13,89%.

“Kalau melihat seperti ini, di udara, laut, penyeberangan ada peningkatan tapi sangat kecil. Sementara yang mengalami penurunan ada angkutan jalan dan kereta api, namun hingga kemarin, masih lumayan lancar. Memang ada titik yang sedikit padat tapi secara umum masih lancar,” ujarnya saat di temui Kontan.co.id di Posko nasional, gedung kementerian perhubungan.

Dia menjelaskan, kondisi jalan lalu lintas non tol pada jam 20.00 hingga 08.00 pagi ini, itu ada delapan titik pantauan meliputi Merak, Sadang, Gandu, Ranca Ekek, Gandu, penjaten, tegal, Kendal, dilaporkan kondisi arus lalu lintas pada lokasi tersebut relatif lancar.

Sementara, di ruas tol Jagorawi, Jakarta-Cikampek terdapat 146 titik pantauan arus lalu lintas terpantau padat, lalu Jakarta-cengkareng 244 titik pengawasan terpantau lancar, adapun toll Jagorawi 83 titik terpantau lancar, Toll lingkar Jakarta 52 titik arus lalu lintas lancar.

Selanjutnya, tol Purbaleunyi 111 titik lancar, Surabaya- Gempor 41 titik pengawasan terpantau lancar, Semarang 52 titik arus lalu lintas lancar, Palikanci 26 titik juga lancar.

“Padat ini beberapa kategori, sederhana kecepatan di bawah 40 km/jam, sudah padat dari kendaraan 20 meter. Kalau lancar 40 km/jam,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×