Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivis Greenpeace Indonesia sempat membentangkan spanduk protes di atas Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026) pagi.
Aksi pembentangan spanduk tersebut dilakukan dari atas patung hingga ke area bawah sebagai bentuk protes terhadap penanganan bencana alam dan kebakaran hutan yang tak kunjung padam.
Merespon hal ini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin dalam menangani bencana di tanah air, termasuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Greenpeace Bentangkan Spanduk Protes, Desak Prabowo Tangani Krisis Iklim
"Kita semua berusaha sekeras-kerasnya, semuanya dilakukan, bukan juga kemudian tidak ngapa-ngapain seperti sebagaimana yang ditulis di spanduk," kata Prasetyo pada awak media, Selasa (19/10/2026).
Prasetyo menyebut pemerintah tidak mungkin mengabaikan penanganan bencana yang terjadi di dalam negeri.
Menurutnya, seluruh kekuatan telah dikerahkan. Dirinya menegaskan seluruh pasukan termasuk relawan hingga kini tengah berjuang memadamkan karhutla.
"Peralatan udara semua dikerahkan meskipun karakteristik gambut berbeda dengan tanah mineral, penegakan hukum juga dikerjakan bahkan dengan sanksi hingga paling berat pencabutan izin," tegas Prasetyo.
"Operasi modifikasi cuaca terus dilakukan, termasuk dengan metode baru dry ice," lanjut Juru Bicara Istana ini.
Diketahui, aksi yang dilakukan di pusat Ibu Kota oleh Greenpeace ini dilakukan untuk memprotes kebijakan pemerintah yang dinilai tidak serius menangani krisis iklim sehingga semakin mempersulit kehidupan masyarakat.
"Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?" tulis salah satu spanduk berlatar kuning yang dibentangkan.
Sementara itu, spanduk raksasa lainnya bertuliskan "Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup".
Baca Juga: 198 Pemda Berisiko Kesulitan Bayar Utang Jangka Pendek, Ini Pemicunya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














