kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Gerindra dan Demokrat masuk kabinet, begini respons Luhut Panjaitan


Selasa, 15 Oktober 2019 / 17:48 WIB
Gerindra dan Demokrat masuk kabinet, begini respons Luhut Panjaitan
ILUSTRASI. Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait penjadwalan ulang untuk bertemu dengan Prabowo Subianto, Senin (22/4).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan masih belum mengetahui soal posisi di kabinet pada periode kedua.

"Nggak tahu (soal dikonfirmasi jadi menteri lagi)," ujar Luhut usai bertemu Presiden Joko Widodo di kompleks istana kepresidenan, Selasa (15/10).

Baca Juga: Tarik investasi, Apindo: Kabinet selanjutnya harus berpikir seperti pengusaha

Meski begitu, Luhut terbuka terhadap bertambahnya partai pendukung Jokowi di periode kedua bersama Ma'ruf Amin. Partai yang dikabarkan mendapat jatah di kabinet adalah Gerindra dan Demokrat.

Menurut Luhut, kehadiran dua partai itu tidak akan menambah masalah. Persoalan pengawasan yang dikhawatirkan selama ini dipastikan Luhut akan tetap berjalan. "Kalau untuk kepentingan bangsa yang lebih besar apa saja bisa dilakukan," terang Luhut.

Sementara itu Staf Khusus Presiden Ali Mochtar Ngabalin manyampaikan kemungkinan masuknya kader dua partai tersebut dalam kabinet.

"Mudah-mudahan, mereka (Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhy Baskoro) bisa diterima oleh bapak presiden untuk memperkuat jajaran kementerian mendatang," jelas Ngabalin kepada wartawan.

Baca Juga: PPP: Sri Mulyani bisa dipertimbangkan untuk tetap jadi menteri di periode kedua

Selain dua nama tersebut, Ngabalin juga menyampaikan nama menteri yang dipertahankan. Hal itu melihat dari kinerja menteri tersebut di kabinet selam membantu Jokowi periode pertama.

"Itu (Luhut Binsar Panjaitan, Sri Mulyani, Basuki Hadimuljono, dan Retno Marsudi) para menteri yang berprestasi, dengan izin Allah mudah-mudahan tidak ada halangan untuk mereka dipakai lagi membantu presiden," ungkap Ngabalin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×