Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan
JAKARTA. Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi mengatakan, sampai saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra belum menerima surat keputusan resmi pengunduran diri salah satu kadernya yang juga merupakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.
Hal tersebut disampaikan menanggapi kedekatan Ahok dengan PDI Perjuangan yang dalam beberapa minggu ini terlihat intens dengan Ketua Umum partai berlambang banteng moncong putih itu, Megawati Soekarnoputri.
"Itu kan hak pribadi. Orang bisa apa saja, yang jelas ini adalah hak pribadi," kata Suhardi saat dihubungi di Jakarta, Kamis (2/1).
Lebih lanjut, Suhardi mengakui, bahwa Gerindra telah mengetahui adanya kedekatan Ahok dan PDIP. Meskipun demikian, ia mengklaim, Ahok merupakan kader yang setia kepada Partai Gerindra.
"Nanti kalau dia (Ahok) sudah ada keputusan, sudah benar-benar minta baru kita bicarakan tentu saja kalau keputusan terakhir tentu saja pada level DPP. Kami sudah mendengar hal itu di koran. Tapi menurut yang saya dengar ahok sangat setia pada Gerindra,"
Selain itu, Suhardi juga tidak mau berandai-andai untuk menduetkan Jokowi-Ahok dalam pemilihan presiden 2014.
"Itu kan hak mereka, hak PDIP dan partai lainnya. Namun, bila kemudian hal itu benar-benar terwujud, nanti kami bicarakan lagi," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News