kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Gaji PNS makin banyak, Jokowi minta pembenahan


Senin, 24 Oktober 2016 / 16:08 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) segera membenahi manajemen aparatur sipil negara (ASN). Jokowi ingin agar ada pembenahan dari hulu sampai hilir dalam manajemen pegawai negeri sipil (PNS).

Perintah itu dikeluarkan dalam Rapat Terbatas tentang Perbaikan Manajemen ASN. Jokowi melihat, perkembangan belanja pegawai saat ini sudah mulai membebani keuangan negara. "Belanja pegawai pertumbuhannya 2009 sampai 2017 sudah mencapai 13,7%, belanja pensiun tumbuh 10%, ini harus diperhatikan," katanya di Jakarta Senin (24/10).

Jokowi memerintahkan, agar dalam merombak total manajemen aparatur sipil negara, Kementerian PAN-RB tidak serampangan. Dia meminta, pembenahan dilakukan dengan tetap memperhatikan jumlah penduduk yang harus dilayani.

Kedua, perombakan harus memperhatikan kemampuan keuangan negara. Ketiga, perombakan memperhatikan pengembangan teknologi informasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×