kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.724   56,00   0,32%
  • IDX 6.040   -54,71   -0,90%
  • KOMPAS100 793   -11,21   -1,39%
  • LQ45 608   -8,01   -1,30%
  • ISSI 212   -1,87   -0,87%
  • IDX30 348   -4,42   -1,25%
  • IDXHIDIV20 433   -6,26   -1,43%
  • IDX80 92   -1,21   -1,30%
  • IDXV30 120   -1,26   -1,04%
  • IDXQ30 113   -1,92   -1,67%

Gaji ke-13 dan Dana Desa bisa dorong ekonomi


Jumat, 19 Juni 2015 / 15:49 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sulit terdongkrak naik. Bahkan, Bank Indonesia (BI) melihat pertumbuhan ekonomi triwulan II-2015 hanya tumbuh tipis dibanding triwulan sebelumnya 4,71%.

Untuk ekonomi tahun ini, BI mengakui yang akan menjadi andalan adalah ekonomi domestik. Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan ekonomi domestik pada triwulan II akan terbantu dengan rencana pemerintah membayar gaji ke-13 pada Juni.

"Lalu ada pengeluaran untuk desa bisa disalurkan," ujarnya, Jumat (19/6). Meskipun konsumsi rumah tangga akan terbantu dengan adanya dua stimulus tersebut, menurut Agus ekonomi triwulan II masih berada pada posisi di bawah 5%.

Mantan Menteri Keuangan ini mengakui kontribusi Lebaran pada ekonomi tahun ini dibanding tahun lalu akan lebih rendah. Permintaan jelang Lebaran berdasarkan pantauan BI masih belum kuat. Hingga akhir tahun otoritas bank sentral ini memproyeksikan ekonomi Indonesia bakal berada dalam rentang 5%-5,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×