kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

G20 sepakati 7 jurus pemulihan ekonomi global


Kamis, 14 Juli 2016 / 18:07 WIB
G20 sepakati 7 jurus pemulihan ekonomi global


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pertemuan Menteri Perdagangan G-20 sepakat meningkatkan perdagangan global, mengobati lambatnya pemulihan ekonomi dunia. Setidaknya, 20 negara ini sepakat menyiapkan stimulus tujuh langkah konkret yang tertuang dalam G20 Strategy for Global Trade Growth (SGTG).

“Para menteri yang membidangi perdagangan di negara-negara anggota G-20 setuju untuk bekerja lebih keras lagi agar dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Menteri Perdagagan Thomas Trikasih Lembong, Kamis (14/7).

Thomas menjelaskan, ketujuh langkah tersebut yakni: mengurangi biaya perdagangan, memanfaatkan koherensi kebijakan perdagangan dan investasi, dan mendorong perdagangan jasa. 

Selain itu, meningkatkan pembiayaan perdagangan, mengembangkan trade outlook index, mendukung pengembangan e-commerce, serta menangani perdagangan dan pembangunan.

Para menteri perdagangan ini berharap, mendatang tidak ada lagi langkah pembatasan perdagangan, setidaknya hingga 2018. Selain itu, menargetkan seluruh negara anggota G-20 untuk mengurangi biaya perdagangan yang salah satunya melalui komitmen penyelesaian proses ratifikasi Trade Facilitation Agreement (TFA) WTO pada akhir 2016.

Menteri Perdagangan Tom mengklaim, langkah yang telah dilakukan Indonesia sudah tepat bagi peningkatan pertumbuhan perdagangan dan investasi, yakni melalui paket reformasi kebijakan ekonomi yang telah berangsung 12 kali, dan mulai berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

G-20 juga akan serius meningkatkan sinergi kebijakan perdagangan dan investasi global dengan menyepakati G-20 Guiding Principles for Global Investment Policy Making sebagai sumbangan historis panduan non-binding tata aturan investasi yang pertama kali disepakati di tingkat internasional.

Hal ini, lanjut Tom, diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada investor maupun regulator, serta dapat mendorong koherensi kebijakan perdagangan dan investasi di tingkat nasional, regional, maupun internasional.

Wakil-wakil negara berkembang juga mengedepankan seruan untuk meningkatkan partisipasi UKM dan negara berkembang pada Global Value Chains (GVCs) dengan didukung wakil-wakil organisasi internasional yang juga memandang penting isu tersebut dalam rangka menciptakan pertumbuhan inklusif atau inclusive growth. G-20 disarankan melakukan langkah terkait regulasi, standardisasi, pengurangan biaya perdagangan, dan kemudahan berbisnis.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×