kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Fitch Ratings Optimistis Inflasi Tahun 2022 Masih Dalam Kisaran Sasaran BI


Rabu, 29 Juni 2022 / 15:50 WIB
Fitch Ratings Optimistis Inflasi Tahun 2022 Masih Dalam Kisaran Sasaran BI
ILUSTRASI. Inflasi Indonesia di tahun 2022 diproyeksi capai 3,3%


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat Fitch Ratings meyakini, tingkat inflasi Indonesia pada tahun 2022 masih berada di kisaran sasaran Bank Indonesia (BI) yang sebesar 2%-4% yoy.

Menurut perhitungan Fitch Ratings, inflasi Indonesia akan berada di kisaran 3,3% pada tahun ini, meski memang mereka melihat masih ada risiko yang menantang terkait inflasi.

“Kami memperkirakan rata-rata inflasi pada tahun ini berada di level 3,3% yoy, meski risiko lebih condong untuk meningkat,” tulis lembaga tersebut dalam laporannya, Selasa (28/6).

Namun, sejauh ini Fitch Ratings mengapresiasi langkah otoritas dalam menjaga tingkat inflasi. Menurutnya, kebijakan fiskal dari pemerintah selama ini menjadi instrumen utama yang menahan peningkatan harga.

Baca Juga: Fitch Ratings Prediksi BI Kerek Suku Bunga Acuan Sebesar 50 Bps pada 2022

Pemerintah sudah meningkatkan alokasi subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah peningkatan harga komoditas pangan dan energi. Langkah tersebut membuat harga-harga di dalam negeri tidak meningkat secara signifikan.

Dengan langkah tersebut, bahkan pemerintah sudah merogoh kocek hingga 2,4% dari produk domestik bruto (PDB) tahun ini, jauh lebih tinggi dibandingkan 1,1% PDB pada tahun lalu. Namun, ini juga diimbangi dengan peningkatan pendapatan akibat peningkatan harga komoditas.

Selain itu, dari sisi moneter, BI juga sudah mulai melakukan normalisasi kebijakan lewat peningkatan tarif giro wajib minimum (GWM). Bank sentral mengungkapkan, ini sebagai salah satu cara untuk menahan inflasi tak terbang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×