kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.696   20,00   0,11%
  • IDX 6.144   -174,14   -2,76%
  • KOMPAS100 810   -22,01   -2,64%
  • LQ45 621   -9,85   -1,56%
  • ISSI 217   -8,30   -3,68%
  • IDX30 355   -4,99   -1,39%
  • IDXHIDIV20 444   -5,07   -1,13%
  • IDX80 94   -2,28   -2,38%
  • IDXV30 122   -1,92   -1,54%
  • IDXQ30 116   -1,18   -1,00%

Fitch kukuhkan peringkat utang Indonesia pada BBB/Outlook Stabil (Investment Grade)


Senin, 22 Maret 2021 / 22:51 WIB
ILUSTRASI. Fitch kukuhkan peringkat utang Indonesia pada BBB/Outlook Stabil (Investment Grade)


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Lembaga pemeringkat Fitch mempertahankan peringkat utang Indonesia atau Sovereign Credit Rating pada peringkat BBB (Invesment grade) dengan outlook stabil pada 19 Maret 2021.

Fitch sebelumnya mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada BBB dengan outlook Stabil (Investment Grade ) pada 10 Agustus 2020.

"Faktor kunci yang mendukung afirmasi peringkat Indonesia adalah prospek pertumbuhan ekonomi jangka menengah yang baik dan beban utang pemerintah yang masih tergolong rendah, meski meningkat," ujar lembaga tersebut.

Seiring dengan hal itu, dalam asesmennya, Fitch memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan pulih bertahap mencapai 5,3% pada 2021 dan meroket 6% pada 2022, setelah pada 2020 mengalami pertumbuhan negatif 2,07% akibat pandemi Covis-19.

Baca Juga: Utang jatuh tempo belum terbayar, Pan Brothers minta perpanjangan tenor dua tahun

Pemulihan ekonomi akan didorong oleh stimulus fiskal dari pemerintah dan ekspor yang juga didukung oleh perbaikan harga komoditas. Selain itu, momentum pertumbuhan ekonomi juga akan didukung oleh pembangunan infrastruktur dan penanganan penyebaran Covid-19 lewat percepatan vaksinasi.

Dalam jangka menengah, Fitch memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan didorong oleh implementasi Undang-Undang Cipta Kerja yang bertujuan untuk menghapus berbagai hambatan investasi.

Fitch juga mencatat pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) sebagai langkah untuk mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun ke depan. 

Kemudian, Fitch yakin defisit fiskal akan menurun menjadi 5,6% pada 2021 dari 6,1% pada tahun 2020. Ini sejalan dengan target yang ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Rencana penerbitan global bond menggeliat, ini yang perlu diwaspadai




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×