kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekspor Agustus meningkat 11,73% dari bulan Juli


Jumat, 15 September 2017 / 11:12 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2017 mencapai US$ 15,21 miliar atau meningkat 11,73% dibandingkan dengan ekspor Juli 2017. Sementara dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ekspor Indonesia juga meningkat hingga 19,24%.

Peningkatan ini juga terjadi secara kumulatif. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, sejak Januari hingga Agustus 2017, nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 108,79 miliar atau meningkat 17,58% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Peningkatan ekspor ini disebabkan oleh meningkatnya ekspor migas maupun nonmigas yang sama-sama naik secara month on month (mom). Ekspor migas naik 9,61%. Demikian juga ekspor nonmigas naik 11,93%,” kata Suhariyanto, Jumat (15/9).

Nilai ekspor migas naik menjadi US$ 1,16 miliar menjadi US$ 1,28 miliar. Sementara ekspor nonmigas naik dari US$ 12,45 miliar menjadi US$ 13,93 miliar.

“Beberapa komoditas nonmigas yang naik harganya di antaranya batubara, CPO, minyak kernel, karet, tembaga, dan logam. Ada beberapa komoditas nonmigas yang turun harga: kedelai, beras, dan jagung. Jadi ada beberapa komoditas nonmigas yang naik atau turun pengaruhi nilai ekspor impor Agustus 2017,” ujarnya.

Ia melanjutkan, peningkatan ekspor nonmigas terbesar di Agustus 2017 terjadi pada perhiasan/permata sebesar US$ 380,6 juta. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada berbagai produk kimia sebesar US$ 27,1 juta.

Adapun peningkatan ekspor migas disebabkan oleh meningkatnya ekspor minyak mentah 39,56% menjadi US$ 409,9 juta dan ekspor gas naik 5,46% menjadi US$ 780,1 juta. Sebaliknya, ekspor hasil minyak turun 33,94% menjadi US$ 86,9 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×