kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ekonom IKS memproyeksikan inflasi akhir tahun 2020 sebesar 2,5% secara yoy


Senin, 07 September 2020 / 09:37 WIB
ILUSTRASI. Inflasi. ANTARA FOTO/Moch Asim/foc.


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa perekonomian Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,05% month on month (mom) atau inflasi sebesar 1,32% year on year (yoy). 

Deflasi di bulan Agustus 2020 terjadi karena adanya kombinasi dari peningkatan pasokan barang dan jasa selama pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan masih lemahnya permintaan barang dan jasa oleh rumah-rumah tangga.

Sehingga, dengan mempertimbangkan itu, Ekonom IKS, Eric Sugandi memperhitungkan perkembangan Indeks Harga Konsumen terbaru dan merevisi proyeksi angka inflasi untuk tahun 2020. “Proyeksi angka inflasi di tahun 2020 menjadi 2,5% yoy per akhir tahun 2020 dari sebelumnya 3,0% yoy,” terang Eric dalam keterangan resminya, Senin (7/9). 

Baca Juga: Pertumbuhan ekonomi minus, pengusaha minta tak ada kenaikan upah tahun depan

Eric menambahkan, untuk proyeksi inflasi di tahun depan tetap di angka 4,5% yoy per akhir tahun 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×