kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonom: Ekspansi bisa, kok bangun kilang tidak?


Rabu, 19 Februari 2014 / 17:25 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) memperkirakan September 2022 akan terjadi inflasi ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/foc.


Reporter: Syarifah Nur Aida | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketidakmampuan PT Pertamina dalam membangun kilang minyak, dipertanyakan. Pasalnya Pertamina mengklaim tidak memiliki dana untuk membangun kilang.

Salah satu hujatan datang dari ekonom Faisal Basri. Ia bahkan mempertanyakan Pertamina yang belakangan ini melakukan ekspansi ke luar negeri. Namun ketika diminta membangun kilang, Pertamina  justru mengaku tidak memiliki anggaran.  "Kok kalau ekspansi ke luar negeri bisa?," ujar Faisal, Rabu (19/2).

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini menyebut bahwa sejatinya Pertamina memang tidak mempunyai keinginan untuk membangun kilang.

Faisal memaklumi jika alasan yang digunakan Pertamina adalah jika membangun kilang di dalam negeri, Pertamina hanya akan mendapatkan margin yang kecil. Namun, ekonom ini tidak menerima jika alasan yang digunakan adalah soal ketiadaan dana. "Trus, labanya ke mana saja? Pinjam juga kan bisa?," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×