kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Ekonom Bank Mandiri: Target pertumbuhan ekonomi kuartal II pemerintah sulit digapai


Jumat, 09 April 2021 / 18:51 WIB
Ekonom Bank Mandiri: Target pertumbuhan ekonomi kuartal II pemerintah sulit digapai
ILUSTRASI. target pertumbuhan pemerintah pada kuartal II-2021 sulit tercapai


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Target pemerintah dapat mengerek pertumbuhan ekonomi ke level 7% hingga 8% pada kuartal II-2021 menemui jalan terjal. 

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan, target tersebut tampaknya sulit diraih karena terganjal larangan mudik Lebaran. Namun dia mengakui, bahwa larangan mudik dilakukan untuk menekan angka penularan Covid-19. 

“Memang ada faktor low based dari kuartal II-2020. Namun, mudik biasanya menjadi salah satu faktor utama naiknya pertumbuhan secara musiman,” kata dia kepada Kontan.co.id, Jumat (9/4). 

Selain larangan mudik, Faisal juga melihat adanya pengurangan hari cuti bersama di kuartal II-2021 akan mengurangi mobilitas masyarakat, terutama yang berkaitan dengan leisure.

Baca Juga: Sri Mulyani: Kami ingin ekonomi kuartal II 2021 bisa rebound

Tak hanya itu, pemerintah juga masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah. Ini pun akan menambah pembatasan mobilitas masyarakat. 

Lebih lanjut, Faisal memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 memang sudah akan kembali ke zona positif. Namun, ia memprediksi pertumbuhan hanya akan berada di level 5% hingga 6%. Nah, level ini masih di bawah target pemerintah. 

Selanjutnya: IMF pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, ini respons Sri Mulyani

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×