kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Ekonom Bank Mandiri pangkas proyeksi pertumbuhan kuartal III 2021


Kamis, 24 Juni 2021 / 18:26 WIB
ILUSTRASI. Ekonom Bank Mandiri pangkas proyeksi pertumbuhan kuartal III 2021


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Bank Mandiri memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2021 menjadi di kisaran 5% hingga 6% yoy.  Sebelumnya, ekonom Bank Mandiri memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal III-2021 bisa di kisaran 5,5% hingga 6,1% yoy. 

“Saat ini perkiraan kami di 5% - 6%, dengan risiko ke bawah jika kenaikan angka kasus tidak cepat diatasi,” ujar Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman, Kamis (24/6). 

Faisal menjelaskan, memang saat ini kasus Covid-19 harian sedang melonjak. Namun, angka pertumbuhan adalah berbasis periode yang sama tahun lalu. Sehingga, masih ada potensi ekonomi di kuartal III-2021 secara tahunan tumbuh positif. 

Namun, ini juga tetap tergantung dari seberapa cepat pemerintah berhasil mengendalikan kasus harian Covid-19 di tengah upaya percepatan vaksinasi. Selain itu, ekonomi juga akan bergantung pada seberapa cepat akselerasi belanja pemerintah. 

Baca Juga: Bapak Jokowi, Pemulihan Kesehatan Adalah Syarat Pemulihan Ekonomi

Pasalnya, dari sisi permintaan domestik, ia melihat permintaan kembali tertekan. Meski, permintaan dari eksternal cukup terjaga di tengah pemulihan ekonomi global yang terakselerasi. 

Dengan demikian, belanja pemerintah dan ekspor bisa mengkompensasi potensi pelemahan konsumsi dan investasi di kuartal III-2021, jika pemerintah tidak cepat dalam mengatasi kenaikan jumlah kasus harian.

“Selain itu, dalam hal stimulus fiskal terkait program pemulihan ekonomi nasional (PEN), pemerintah saat ini juga sudah lebih siap dibandingkan tahun lalu,” tandasnya. 

Selanjutnya: Pelemahan Ekonomi Membayangi Kinerja Bursa Saham

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×