kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Dunia Tak Pasti, Ekonomi Indonesia Akan Bertumpu Pada Kekuatan Dalam Negeri


Selasa, 07 November 2023 / 05:10 WIB
Dunia Tak Pasti, Ekonomi Indonesia Akan Bertumpu Pada Kekuatan Dalam Negeri
ILUSTRASI. Ekonomi Indonesia diyakini masih akan bertumpu pada sumber pertumbuhan dari dalam negeri.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perekonomian global masih tak menentu, ekonomi Indonesia diyakini masih akan bertumpu pada sumber pertumbuhan dari dalam negeri. 

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengungkapkan, konsumsi rumah tangga masih menjadi bagian penting bagi perekonomian Indonesia pada kuartal IV-2023. 

"Konsumsi memberikan kontribusi yang mencapai lebih dari separuh produk domestik bruto (PDB)," terang Andry kepada Kontan.co.id, Senin (6/11). 

Andry mengungkapkan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih akan didukung oleh tingkat inflasi yang rendah. 

Baca Juga: Terjebak di Pertumbuhan Ekonomi 5%, Indonesia Emas 2045 Hanya Angan-angan?

Hanya, otoritas perlu mewaspadai beberapa risiko yang menghadang, seperti dampak rambatan ketidakpastian global dan gejolak alam yang memengaruhi inflasi. 

Salah satunya, konflik geopolitik dan ketegangan militer yang menyebabkan harga minyak mendidih. Ini akan memengaruhi harga minyak dalam negeri yang akan berdampak pada masyarakat berpendapatan rendah. 

Selain itu, ada juga fenomena kekeringan El Nino yang diyakini masih akan berlanjut hingga awal tahun 2024 yang mampu menyundut inflasi dari sisi pangan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×