kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Dua polisi tewas ditembak di Pondok Aren


Sabtu, 17 Agustus 2013 / 06:25 WIB
ILUSTRASI. Harga emas Antam turun Rp 5.000 menjadi Rp 984.000 per gram pada Rabu (23/3)


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dua orang polisi, Bripda Maulana dan Aipda Kus Hendratma, tewas di tempat setelah ditembak orang tak dikenal, di Pondok Aren, Tangerang, Jumat (16/8/2013) malam. Pelaku kabur dengan motor rampasan bernomor polisi B 6620 SFS.

Berdasarkan keterangan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, peristiwa bermula saat Kus berangkat untuk menghadiri apel malam pukul 22.00 WIB di Polsek Pondok Aren. Di tengah jalan, Kus yang mengendarai sepeda motor dipepet dua orang yang mengendarai sepeda motor matic.

Saat itu, ada tim Buru Sergap (Buser) berjumlah empat personel dalam satu mobil Avanza di dekat lokasi kejadian. Tim Buser tersebut mengejar hingga menabrak sepeda motor yang dikendarai pelaku. Setelah menabrak, mobil tim Buser terperosok ke got di pinggir jalan.

Pelaku penembakan bangkit dan menembak sopir Avanza (Bripda Maulana) yang baru keluar dari mobil dan terjadilah tembak-menembak antara pelaku dan tim Buser. Pelaku merampas sepeda motor masyarakat bernomor polisi B 6620 SFS untuk melarikan diri.

Sementara sepeda motor matic yang digunakan pelaku ketika memepet Kus kini disita polisi. Polisi saat ini masih memeriksa lokasi kejadian. Kedua jenazah polisi sudah berada di RS Polri Kramatjati. (Robertus Belarminus, Fabian Januarius Kuwado/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×