kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.760   20,00   0,12%
  • IDX 8.859   111,06   1,27%
  • KOMPAS100 1.218   13,00   1,08%
  • LQ45 860   7,77   0,91%
  • ISSI 321   6,07   1,93%
  • IDX30 442   3,55   0,81%
  • IDXHIDIV20 516   4,55   0,89%
  • IDX80 135   1,55   1,16%
  • IDXV30 142   1,46   1,04%
  • IDXQ30 142   1,34   0,96%

DRI memprediksi akan terjadi inflasi 0,23% mom pada November 2020


Senin, 30 November 2020 / 20:01 WIB
DRI memprediksi akan terjadi inflasi 0,23% mom pada November 2020
ILUSTRASI. INFLASI. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Danareksa Research Institute (DRI) memprediksi akan terjadi inflasi 0,23% mom pada bulan November 2020. 

Kepala ekonom DRI Moekti P. Soejachmoen mengungkapkan, inflasi tersebut juga didorong oleh beberapa indikator seperti konsumsi rumah tangga yang meningkat, juga harga pangan yag memang meningkat. 

“Konsumsi rumah tangga kembali meningkat meski masih lambat, seiring dengan program jaring pengaman sosial yang telah disalurkan secara masif oleh pemerintah,” ujar Moekti dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Senin (30/11).

Pun dengan pembelian di ritel yang sudah mulai meningkat meski secara tahunan masih terkontraksi. Dan juga harga pangan yang meningkat meski harga transportasi udara nampak menurun karena rendahnya permintaan. 

Baca Juga: Sejumlah ekonom ini memprediksi BI akan menahan suku bunga acuan

Moekti pun memerinci, beberapa harga pangan yang meningkat antara lain harga bawang bombay yang naik 15,05% mom, daging ayam ras yang naik 8,30% mom, dan harga telur yang meningkat 5,31% mom.  Akan tetapi, masih ada harga komoditas pangan yang mengalami penurunan harga sehingga menghambat laju inflasi, seperti harga beras yang turun 0,37% mom dan harga gula yang turun 0,07% mom. 

Sementara penjualan ritel pada Oktober 2020 meningkat 0,14% mom meski secara tahunan masih terkontraksi 10,01% yoy. Penjualan ritel secar bulanan yang meningkat ditopang oleh peningkatan penjualan automotive fuels yang naik 3,66% yoy dan peralatan rumah tangga yang naik 0,79% mom. 

Lebih lanjut, Moekti melihat kalau inflasi pada keseluruhan tahun akan berada di kisaran 1,52% yoy hingga 2,15% yoy. 

Selanjutnya: Survei DRI: Kepercayaan konsumen terhadap pemerintah turun pada Oktober 2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×