kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

DPR: Sistem pemberian dana LPDP mesti diperbaiki


Kamis, 27 Juli 2017 / 11:07 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Komisi XI DPR RI menyetujui lima perubahan dalam rapat Penyertaan Modal Negara (PMN). Salah satu di antaranya adalah usul pemerintah terkait dana abadi pendidikan. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, akan menginvestasikan dana abadi pendidikan untuk beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

"Untuk investasi dana pendidikan abadi sebesar Rp 8 triliun," jelasnya dalam rapat membahas PMN, Rabu (26/7).

Hal ini menuai beberapa pendapat di DPR. Ecky Awal dari fraksi PKS menanyakan perihal manajemen keuangan LPDP. Menurutnya, selama ini LPDP tidak didapat oleh orang yang tepat.

"Saya mendapati yang mendapatkan beasiswa justru mereka yang orang perkotaan lagi. Apakah tak mungkin didapatkan orang pedesaan atau bagaimana. Mungkin sistemnya bisa diperbaiki," sarannya pada pemerintah.

Selain itu, Ecky pun menyarankan agar penggunaan beasiswa LPD tidak hanya berputar pada universitas yang kemarin dimasuki oleh penerima beasiswa."Kalau bisa yang lebih baguslah," ujarnya. Terkait saran ini, Menkeu menerima saran tersebut dan akan menerapkannya dalam periode LPDP ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×