kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

DPR Minta Pemerintah Setop Impor Gula Rafinasi


Rabu, 14 Juli 2010 / 15:04 WIB


Reporter: Adi Wikanto, | Editor: Edy Can

JAKARTA. Para wakil rakyat meminta pemerintah menyetop impor gula rafinasi. Pasalnya, industri lokal sudah mampu memproduksi gula rafinasi sendiri.

Permintaan anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini disampaikan Panitia Kerja Gula ke Komisi VI DPR dalam masa persidangan ini. Mereka akan meminta Komisi VI menyampaikan permintaan itu ke Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

Ketua Panitia Kerja Gula Aria Bima yakin permintaan itu bisa direalisasikan. "Sebab kita sudah mengimpor raw sugar," katanya usai rapat internal Komisi VI DPR, Rabu (14/7).

Raw sugar adalah bahan baku bagi pembuatan gula rafinasi. Dengan mengimpor bahan baku ini, Aria berasumsi pemerintah tak lagi perlu mengimpor gula rafinasi.

Keberadaan gula rafinasi sendiri sudah meresahkan petani. Sebab, gula rafinasi ini membuat produsen gula lokal tercekik. Pasokannya berlimpah sementara harga jualnya jeblok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×