kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

DPR desak pemerintah segera selesaikan RUU Perdagangan


Senin, 02 Januari 2012 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Medco Energi (MEDC) mengalokasikan belanja modal atau capex yang konservatif di tahun 2021.


Reporter: Eka Saputra | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Anggota Komisi VI Chandra Tirta Wijaya mendesak pemerintah segera menyelesaikan naskah Rancangan Undang-Undang (RUU) Perdagangan. Menurutnya undang-undang tersebut sangat penting bagi dunia perdagangan nasional.

"RUU Perdagangan masuk bagian pemerintah. Kita sudah tagih beberapa tahun, tapi belum juga bisa serahkan. Alasannya masih koordinasi," katanya saat dihubungi Kontan (2/1).

Salah satu fokus RUU tersebut, seperti dipaparkan Chandra, terkait payung hukum perlindungan Usaha Mikro dan Kecil Menengah serta persoalan konglomerasi.

"Ini kan sudah masuk prioritas prolegnas (Program Legislasi Nasional) 2012, jadi kita harapkan bisa selesai ya. Karena memang amat sangat dibutuhkan, ini bagian dari tugas Kemendag (Kementerian Perdagangan)," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×