kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

DPR anggap wajar kenaikan TDL sebesar 15%


Kamis, 25 Oktober 2012 / 14:45 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kedua kiri), memberi salam kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo (kedua kanan) dan Ketua DPR Puan Maharani (kanan). ANTARA FOTO/HO/Humas MPR/wpa/aww.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah dan Badan Anggaran DPR telah sepakat menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15% pada 2013 mendatang. Sebagai imbal baliknya, pemerintah berjanji akan menyediakan infrastruktur yang jauh lebih baik.

Anggota Komisi VII DPR Bobby Rizaldi menganggap, besaran kenaikan TDL sebesar 15% untuk pengguna listrik rumah tangga dengan daya minimal 1.300 watt sangat wajar. Dia beralasan kenaikan tersebut tidak memicu inflasi lebih dari 1% yang dapat mengganggu perekonomian nasional.

"Kami setuju selama yang dikenakan adalah pengguna diatas 1.300 watt. Dan sudah dihitung oleh pemerintah bahwa tingkat inflasinya tidak akan menambah lebih dari 1% maka itu masih dalam batas aman," kata Bobby, Kamis (25/10).

Politisi Partai Golkar itu juga menilai, kenaikan 15% untuk kalangan industri juga tidak akan memberatkan. Pasalnya, belajar dari kenaikan TDL sebelumnya, kenaikan tarif ini juga akan menghilangkan tarif multiguna yang berefek berkurangnya tagihan listrik setiap bulannya bagi kalangan industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×