kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

DPD: Ahmadiyah harus segera dibubarkan


Jumat, 11 Februari 2011 / 13:51 WIB
ILUSTRASI. Pembuatan badan pesawat N219 PT DI


Reporter: Dwi Nur Oktaviani

JAKARTA. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Laode Ida berharap Ahmadiyah segera dibubarkan. Bagi Laode, agama yang diakui di Indonesia adalah Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, Kong-hu-cu. Sedangkan, agama lain tidak diakui.

“Terus terang saya tidak tahu Ahmadiyah itu apa. Apakah agama atau hanya ajaran,” ujar Laode di sela-sela Talks Show DPD RI yang bertema : Kasus Cikeusik: Harga Mahal Sebuah Keberagaman, Gedung DPD, Nusantara V, Jumat (11/2).

Laode menjelaskan, jangan sampai hal kecil seperti Ahmadiyah bisa mengganggu stabilitas negara. Ia menilai kerusuhan itu dianggap sebagai bagian kegagalan tokoh-tokoh agama dalam mempertahankan garis ajaran yang dianggap benar oleh tokoh agama.

Jika Ahmadiyah berbentuk sebuah organisasi (ormas) bisa segera dibubarkan. “Keberadaannya membahayakan Islam,” ujarnya geram. Oleh sebab itu, kedudukan Ahmadiyah di Indonesia harus jelas keberadaannya. “Ahmadiyah sangat abu-abu, agar tidak ada pencemaran agama lebih lanjut, kedudukannya harus dipertegas,” tutupnya.

Sekadar informasi, bentrokan Cikeusi terjadi tanggal 6 Februari lalu. Dalam bentrokan tersebut menewaskan 3 anggota Ahmadiyah serta 5 lainnya luka-luka. Bentrokan tersebut dikabarkan terpicu karena sikap Ahmadiyah yang terkesan menantang warga sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×