kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Distribusi Bantuan Pangan Beras Kembali Dilakukan Setelah Agenda Pemilu


Sabtu, 10 Februari 2024 / 21:19 WIB
Distribusi Bantuan Pangan Beras Kembali Dilakukan Setelah Agenda Pemilu
ILUSTRASI. Pemerintah memutuskan untuk memberhentikan penyaluran sementara bantuan pangan beras jelang pemilihan umum.. ANTARA FOTO/Ampelsa/tom.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memutuskan untuk memberhentikan penyaluran sementara bantuan pangan beras jelang pemilihan umum (Pemilu) mulai tanggal 8 sampai 14 Februari 2024. 

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengatakan keputusan ini di ambil untuk menghargai tahapan pemilu dan menghindari adanya dugaan politisasi bansos pada saat hari tenang pemilu. 

"Bantuan pangan beras akan dihentikan sementara untuk menghormati Pemilu dan pemuktahiran data. Sekali lagi, ini karena memang tidak ada politisasi bantuan pangan,” ungkap Arief dalam keterangannya, Rabu (7/2). 

Baca Juga: Maret 2024, Pemerintah Siapkan 3,51 Juta Ton Beras dan 1,9 Ton Jagung untuk Bansos

Kemudian, proses distribusi bantuan pangan beras akan kembali dilakukan setelah agenda pemilu pada 15 Februari mendatang. 

Untuk itu, Bulog diminta mengoptimalkan penyaluran sebelum masa tenang dan pasca pemungutan suara serta mengkoordinasikan dengan dinas urusan pangan di tingkat provinsi dan kabupaten kota. 

"Kami tegaskan kembali, bantuan pangan ini sebenarnya bukan hanya jelang pemilu. Bantuan pangan ini tentunya dilakukan oleh pemerintah, jadi negara itu hadir di saat memang diperlukan. Agendanya juga tidak mengikuti agenda politik, tetapi memang sesuai dengan kebutuhan," jelas Arief. 

Untuk diketahui, realisasi bantuan pangan beras sampai 6 Februari telah menyentuh angka 179.149.760 kilogram (kg). Rencananya program bantalan ekonomi masyarakat ini akan dilaksanakan sampai Juni mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×