Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyebut sebanyak 159 manager Koperas Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah mengundurkan diri.
Joao menegaskan para manager ini mundur usai melakukan program Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).
"Ada 159 yang mengundurkan diri, mereka sudah ikut latsarmil," katanya dijumpai di Kantor Kemenko Pangan, Rabu (14/10/2026).
Baca Juga: Muncul Wacana Pembagian HP Gratis, Wamenko Perekonomian: Nanti Akan Kita Bahas
Dalam kesempatan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas memastikan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang mengajukan pengunduran diri tidak akan dikenai sanksi.
Pernyataan itu disampaikan Zulhas setelah ditanya mengenai calon manajer yang keberatan dengan penempatan, termasuk lokasi yang jauh dari domisili.
"Sedikit, satu-dua lah, ya (yang mengundurkan diri), sudah. Enggak ada (sanksi)," ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026).
Sementara itu, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan memang ada manajer yang mengundurkan diri, tetapi jumlahnya disebut tidak banyak.
Dirinya mengatakan pemerintah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) tetap mempertahankan status sebagian manajer yang terkendala penempatan sambil menunggu kesiapan bangunan koperasi di wilayah yang dituju.
"Tapi kami kemarin juga sudah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara akan tetap mempertahankan statusnya, dan kemudian tidak kita diskualifikasi, dan dipertahankan sambil menunggu bangunan Koperasi Desa/Kelurahannya selesai, pokoknya kita carikan solusinya," ujar Ferry.
Menurut Ferry, sekitar 1.900 manajer atau sekitar 11 persen dari manajer Kopdes ditempatkan lintas provinsi.
Penempatan tersebut dilakukan untuk mengisi kekurangan sumber daya manusia di daerah yang membutuhkan.
Baca Juga: Suahasil Jaga Disiplin Fiskal, Investasi Sawit Digenjot hingga Hilirisasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














