kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.919   10,00   0,06%
  • IDX 5.955   29,30   0,49%
  • KOMPAS100 772   6,49   0,85%
  • LQ45 595   5,81   0,99%
  • ISSI 206   0,77   0,37%
  • IDX30 331   3,23   0,98%
  • IDXHIDIV20 425   3,43   0,81%
  • IDX80 88   0,76   0,87%
  • IDXV30 117   0,95   0,82%
  • IDXQ30 108   0,81   0,75%

Muncul Wacana Pembagian HP Gratis, Wamenko Perekonomian: Nanti Akan Kita Bahas


Rabu, 14 Oktober 2026 / 13:22 WIB
Muncul Wacana Pembagian HP Gratis, Wamenko Perekonomian: Nanti Akan Kita Bahas
ILUSTRASI. Wakil Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo (TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah belum mengkaji lebih lanjut terkait wacana pembagian telepon seluler atau handphone (HP) gratis kepada masyarakat. 

Perlu diketahui, wacana ini awalnya disampaikan Utusan Presiden Hashim Djojohadikusumo. Pembagian HP gratis ini direncanakan terhubung dengan rekening gratis yang akan digunakan untuk penyaluran bantuan sosial.

Wakil Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo mengatakan, pemerintah baru menyiapkan skema pelaksanaan pembukaan rekening gratis.

Baca Juga: Menko Zulhas: 8.000 Kopdes Merah Putih Beroperasi Bertahap Mulai Besok

Sementara untuk pembagian HP gratis, pemerintah belum memutuskan mekanisme pelaksanaan, sumber anggaran, maupun pihak yang akan bertanggung jawab atas program pembagian HP gratis tersebut.

"Anggaran untuk pembukaan rekeningnya itu sudah siap. Kalau untuk HP-nya itu nanti kita bahas. Ya, nanti kita akan bahas itu lagi," ujar Dradjad kepada awak media di JCC Senayan, Rabu (14/10/2026).

Dradjad juga belum bisa memastikan apakah pembagian HP gratis dapat direalisasikan tahun ini. Menurutnya, pemerintah perlu membahas lebih lanjut rencana tersebut sebelum mengambil keputusan.

"Ya, kan belum dibahas. Kalau sudah kita bahas baru kita sampaikan," katanya.

Meski demikian, pemerintah berharap program pembukaan rekening baru bagi masyarakat dapat mulai berjalan pada 2026. Program ini ditujukan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan keuangan, termasuk untuk penyaluran bantuan sosial.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan pembukaan rekening gratis bagi sekitar 25,1 juta penduduk berusia di atas 17 tahun. Anggaran yang disiapkan diperkirakan Rp 3,8 triliun untuk tahun 2026.

Baca Juga: Martha Tilaar, Pelopor Industri Kecantikan Indonesia Meninggal Dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×