kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Dihujani abu, Jalan Malioboro lengang


Jumat, 14 Februari 2014 / 12:26 WIB
Dihujani abu, Jalan Malioboro lengang
ILUSTRASI. Industri jasa pengiriman akan ikut mengerek tarif mereka agar dapat mengimbangi beban biaya operasional yang bertambah akibat inflasi. KONTAN/Baihaki/20/04/2021


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

YOGYAKARTA. Kawasan wisata Malioboro yang biasanya ramai dipadati pedagang dan wisatawan, Jumat (14/2/2014), lengang. Hampir semua pedagang kaki lima dan toko-toko di sepanjang Jalan Malioboro tutup akibat hujan abu vulkanik Gunung Kelud yang melanda Yogyakarta, sejak Kamis (13/2/2014) pukul 02.50 WIB.

"Kondisinya tidak memungkinkan untuk jualan. Abu cukup tebal dan beterbangan ke mana-mana," terang Sudirman, salah satu penjual kaus khas Yogya di Jalan Malioboro.

Ia mengungkapkan, dengan kondisi abu yang tebal seperti saat ini, wisatawan pun enggan berkunjung ke Malioboro. Mereka jelas memilih berada di rumah, penginapan, ataupun hotel.

Selain itu, jika pedagang memaksakan membuka dagangan, produk yang dijual akan terkena abu vulkanik sehingga akan menjadi kotor dan rusak.

Pandangan juga terbatas karena abu beterbangan terkena angin dari kendaraan yang melintas. "Ya, mau bagaimana lagi. Kalau rugi ya jelas rugi karena gak jualan. Tapi memang kondisinya tidak memungkinkan," tegasnya.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, tampak beberapa wisatawan berfoto-foto di bawah tulisan Malioboro dengan latar belakang putih akibat abu vulkanik. Ada pula warga dan wisatawan yang mengambil abu vulkanik, lalu menyimpannya sebagai kenang-kenangan. (Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×