kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Demokrat: Menteri yang nilainya 5 akan diganti


Jumat, 15 Oktober 2010 / 17:44 WIB
ILUSTRASI. Fitch Ratings


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Edy Can

JAKARTA. Partai pendukung pemerintah, Partai Demokrat, mengungkapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tengah mengevaluasi kinerja para menterinya. Evaluasi itu untuk memaksimalkan kerja kabinet.

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan Presiden SBY akan mengukur kinerja pembantunya dengan fair. "Kalau rapornya 5,5 ke atas, rasanya akan dipertahankan. Tetapi yang nilainya 5 ke bawah, lebih baik disegarkan dengan orang baru," katanya, Jumat (15/10).

Anas mengatakan jika ada menteri yang prestasinya bagus maka akan didorong kinerjanya. Namun, jika sedang dan kurang dan masih mungkin didongkrak kinerjanya, menurutnya akan diberikan suntikan vitamin untuk memperbaiki prestasinya.

Menanggapi isu reshuffle ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak ambil pusing. Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal menanggapi isu tersebut sebagai hal yang biasa. Dia mengatakan isu reshuffle itu hanya memperkeruh suasana saja. "Isu reshuffle itu kan dihembuskan oleh orang yang tidak memiliki otoritas," ujar Mustafa.

PKS menegaskan isu reshuflle kabinet ini seharusnya tidak mengganggu kondisi perekonomian yang tengah membaik. "Jangan diganggu politiknya, kalau diganggu itu akan terjadi pelambatan ekonomi. Jangan hanya berpikir soal rebutan jabatan saja," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×