kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Demo Ojol Memanas! DPR Akan Panggil Asosiasi Driver Ojek Online Besok, Rabu (21/5)


Selasa, 20 Mei 2025 / 17:50 WIB
Diperbarui Selasa, 20 Mei 2025 / 17:54 WIB
Demo Ojol Memanas! DPR Akan Panggil Asosiasi Driver Ojek Online Besok, Rabu (21/5)
ILUSTRASI. Komisi V DPR bakal memanggil perwakilan asosiasi ojek online (Ojol) imbas demo yang dilakukan hari ini, Selasa (20/5)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Wakil Ketua Umum Komisi V DPR RI, Roberth Rouw mengatakan bahwa Komisi V DPR bakal memanggil perwakilan asosiasi ojek online (Ojol) imbas demo yang dilakukan hari ini, Selasa (20/5).

“Jadwal kita (panggil Ojol) besok. Yang pasti masukan-masukan dari teman-teman ojol itu untuk pegangan kita untuk nanti kita perjuangan aspirasi mereka,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/5).

Roberth mengungkapkan bahwa dalam pembahasan yang akan dilakukan besok itu diharapkan bisa menghasilkan kesepakatan untuk menelurkan payung hukum bagi para driver ojol bahkan bila diperlukan dibuat undang-undang.

Baca Juga: Bahas Potongan Tarif, DPR Akan Panggil Aplikator dan Serikat Pengemudi Ojol

Dia bilang, usai menerima masukan dari driver ojol selanjutnya pihaknya akan mengusulkan hal tersebut ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Wakil Ketua Umum Komisi V DPR RI, Roberth Rouw.
Wakil Ketua Umum Komisi V DPR RI, Roberth Rouw.

“Menurut saya selama ini tak ditanggapi dengan baik, mungkin selama ini teman-teman driver diam. Operator itu membutuhkan teman-teman driver tanpa driver dia ngga dapat apa-apa,” ungkapnya.

Di samping itu, Roberth menuturkan bahwa tuntutan driver ojol yang meminta aplikator menetapkan potongan tarif sebesar 10% dinilai masih terlalu tinggi. Dia meminta, agar aplikator melakukan pemotongan maksimal 5%.

Baca Juga: Grab Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Ojol, Begini Tanggapannya

“Aplikator itu kan seperti calo, yang menghubungkan (ojol) saja. Ini sudah bagus teman-teman driver minta 10% saja, tidak lebih daripada itu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Roberth menambahkan, rapat dengan asosiasi ojol bakal dilakukan pukul 13.00 WIB, Rabu (21/5), sementara dengan Kemenhub bakal dijadwalkan minggu depan atau selesai masa reses.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×