kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Defisit melebar, plafon utang RI bertambah Rp 37 T


Senin, 19 September 2016 / 20:41 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Konsekuensi dari melebarnya target defisit anggaran, adalah semakin besarnya jumlah kebutuhan untuk menutupinya. Biasanya, untuk menutupi defisit adalah melalui pembiayaan atau menerbitkan surat utang.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengatakan, kemungkinan batas defisit APBN-P akan melebar menjadi 2,7% terhadap produk domestik bruto (PDB). Sebelumnya dalam APBN-P defisitnya dipatok hanya sebesar 2,35% terhadap PDB, atau senilai Rp 296,7 triliun.

Nah, kini dengan batas defisit dinaikan menjadi 2,7% Suahasil mengatakan target pembiayaan akan bertambah sebesar Rp 37 triliun. "Tetapi kita upayakan defisit tidak sampai 2,7% dari PDB," ujar Suahasil, Senin (19/9) di Jakarta.

Menurutnya, salah satu strategi pembiayaan yang akan dilakukan adalah dengan menerbitkan SBN yang bertenor pendek. Namun, untuk lebih spesifik mengenai strategi pembiayaan tambahan ini sedang disiapkan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR).

Seperti diketahui, melebarnya defisit ini lantaran target penerimaan pajak yang kemungkinan shortfall sebesar Rp 219 triliun dari target APBN-P 2016. DI lain pihak pemerintah tidak mau terlalu banyak pemangkasan anggaran.

Agar momentum pertumbuhan ekonomi tetap dijaga. Sehingga, pemerintah akan tetap mempercepat belanja di Kementerian/Lembaga. Serta jumlah dana Alokasi Umum (DAU) yang tadinya ditahan, sebagian akan dicairkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×