kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Danareksa Research Institute perkirakan inflasi April 2020 sebesar 0,16%


Senin, 04 Mei 2020 / 10:49 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas penjualan sayur mayur di kawasan Glodok, Jakarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Danareksa Research Institute (DRI) memperkirakan inflasi di bulan April 2020 akan meningkat. Hasil survei konsumen DRI yang menunjukkan inflasi sebesar 0,16% mom, lebih tinggi dari tingkat inflasi pada Maret 2020 yang sebesar 0,10% mom. Secara tahunan, inflasi diprediksi akan sebesar 2,76% yoy. 

"Ini didorong oleh faktor musiman, yaitu adanya Ramadan. Namun, ini lebih rendah dari tahun sebelumnya, karena adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat Covid-19 yang menurunkan permintaan," tulis DRI dalam laporannya, Senin (4/5). 

Baca Juga: Data resmi dari BPS dirilis hari ini, BI perkirakan inflasi April 2020 sebesar 0,18%

Inflasi pada bulan April 2020 salah satunya ditopang oleh peningkatan harga komponen makanan, seperti bawang merah, gula pasir, minyak goreng, beras, dan daging sapi. Selain itu, inflasi juga dipengaruhi oleh peningkatan harga keperluan pribadi, seperti contohnya emas perhiasan.

Ini dipengaruhi oleh tren global, yaitu para investor yang memindahkan asetnya ke instrumen safe haven seperti emas di tengah wabah ini. Bahkan, hal itu menyebabkan harga emas melonjak 14,35% mom pada April 2020 setelah di bulan sebelumnya juga mengalami peningkatan sebesar 7,68% mom.

Namun, DRI juga mencatat ada komoditas pangan yang harganya turun sehingga menghambat laju inflasi, antara lain cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, telur, dan juga bawang putih. 

Baca Juga: Tekan laju inflasi tahun 2020, begini strategi pemerintah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×