kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

Dahlan Iskan minta maaf secara terbuka kepada DPR


Kamis, 13 Desember 2012 / 21:26 WIB


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengungkapkan permintaan maafnya kepada para anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat yang namanya sempat dituding melakukan pemerasan. Permintaan maaf itu disampaikan Dahlan dalam rapat kerja pengambilan keputusan privatisasi PT Semen Baturaja melalui initial public offering (IPO) dengan Komisi XI DPR.

Dahlan menyampaikan penyesalannya lantaran sempat salah mengidentifikasi dan menyebut nama anggota Komisi XI DPR. Mantan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara ini bilang, permintaan maaf yang disampaikannya kepada anggota Komisi XI yang namanya sempat disebut, pasti tidak akan cukup.

Karena itu, kata Dahlan, dirinya akan melakukan sesuatu yang dapat dianggap sebagai lebih dari perbuatan meminta maaf. "Minta maaf saja tidak cukup. Saya akan melakukan sesuatu yang saya anggap lebih dari minta maaf," ungkap Dahlan di seluruh peserta rapat di ruang Komisi XI, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12).

Meski begitu, Dahlan enggan mengemukakan tindakan apa yang akan dilakukannya sebagai bentuk permintaan maaf itu. Menurut Dahlan, hal tersebut tidak akan dikemukakan di hadapan umum dan juga khalayak luas."Rasanya tidak akan dikemukakan di sini. Saya kira ini tanggungjawab saya sebagai pribadi," tandas Dahlan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×