kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

China mengguyur pinjaman untuk Tol Cisumdawu


Jumat, 24 November 2017 / 14:55 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. China kembali memberi pinjaman terkait Pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan. Kali ini, Seksi I yaitu Cileunyi-Rancakalong yang dapat pinjaman, yaitu sebesar Rp 2,2 triliun sebagai pinjaman fase III.

Pinjaman tersebut akan menambah pinjaman yang sebelumnya juga diberikan dari China untuk seksi I sebesar Rp 1,1 triliun sebagai pinjaman fase II, Sehingga secara, total seksi I Tol Cisumdawu dapat pinjaman dari Negeri Tirai Bambu itu sebesar Rp 3,2 triliun.

Selain di seksi I, China juga memberi pinjaman sebesar Rp 3,4 triliun untuk seksi II Rancakalong-Sumedang sebagai pinjaman fase II.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arie Setiadi katakan dari total enam seksi Tol Cisumdawu, dua seksi awal memang porsi pendanaan jadi tanggung jawab pemerintah.

"Untuk meningkatkan nilai ekonominya, makanya pemerintah inisiasi sementara di seksi 3-6 akan digarap BUJT (Badan Usaha Jalan Tol)," katanya usai penandatangan perjanjian pinjaman, Jumat (24/11) di Kantor Kementerian PUPR.

Sementara untuk pinjaman fase III dengan nilai Rp 2,2 triliun akan digunakan untuk konstruksi sepanjang 10,5 km dari total panjang seksi I sebesar 12 km.

Bentuk pekerjaannya antara lain elevated road sepanjang 950 m, 8 buah overpass, dan 1 underpass. Kata Arie kontruksi dari pinjaman tersebut baru akan dimulai awal tahun mendatang.

Sebabnya, pinjaman tersebut baru bisa cair setelah pembebasan lahan capai 60% sementara hingga hari ini statusnya baru 37,3%.

"Tapi kita optimis akan mulai tahun depan karena akan ada bantuan hibah kahan dari IPDN, dan kalau ditotal bisa capai 60%," lanjut Arie.

Sebagai tambahan, direncanakan miliki panjang total 61,10 km, dimana pemerintah akan bertanggung jawab di seksi I-Seksi II sepanjang 28,50 km, dan BUJT yaitu PT. Citra Karya Jabar Tol, sepanjang 32,60 km untuk seksi III-seksi VI.

Nilai investasi garapan BUJT sendiri capai Rp 8,41 triliun, drngan biaya konstruksi Rp 5,58 triliun, dan biaya pembebasan tanah sebesar Rp 4,8 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×