kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.114   -11,00   -0,06%
  • IDX 6.050   11,96   0,20%
  • KOMPAS100 790   1,75   0,22%
  • LQ45 601   -1,85   -0,31%
  • ISSI 209   1,50   0,73%
  • IDX30 339   -1,19   -0,35%
  • IDXHIDIV20 421   -1,81   -0,43%
  • IDX80 90   0,09   0,10%
  • IDXV30 115   0,39   0,34%
  • IDXQ30 109   -0,55   -0,50%

Chatib bicara soal ancaman defisit perdagangan


Selasa, 11 Maret 2014 / 18:48 WIB
ILUSTRASI. Tips memilih anggrek yang tepat dan sehat.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Rapor biru neraca dagang yang mengalami surplus pada periode terakhir 2013 tampaknya sulit berlanjut tahun ini.

Menteri Keuangan Chatib Basri menilai, neraca dagang pada Februari dan Maret berpotensi kembali defisit. Meskipun begitu, defisit yang terjadi akan cenderung lemah alias kecil.

Hal tersebut disebabkan oleh penurunan aktivitas ekspor. Alhasil, defisit neraca dagang awal tahun ini bisa mencapai US$ 430,6 juta.

Bahkan, kata Chatib, defisit neraca dagang bisa kembali tinggi pada triwulan II nanti. "Karena impor barang modal," ujar Chatib, Senin (10/3).

Karena itu, kondisi neraca perdagangan Indonesia harus terus diawasi. Reformasi struktural perlu berlanjut agar current account deficit atawa defisit transaksi berjalan hingga akhir tahun bisa turun 2,5% dari PDB. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×